top of page

IBADAT PAGI Jumat, 11 Agustus 2023

PERINGATAN SANTA KLARA, PERAWAN (P)



PEMBUKAAN

P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para perawan.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para perawan.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para perawan.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para perawan.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para perawan.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para perawan.


Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para perawan.


MADAH

Nyalakanlah pelitamu Engkau perawan Tuhanku Masuklah ke perjamuan Teriring lagu pujian.


Bersatulah suci murni Dengan pengantin surgawi Dalam pelukan yang mesra Bahagia selamanya.


Semoga Santa Maria Ratu perawan semua Sudi melindungi G’reja Yang berjuang di dunia.


Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra dan Roh-Nya

Yang memberi kemenangan

Kepada para perawan. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Hati yang remuk redam takkan Kau-tolak, ya Allah.


Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,* menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,* dan cucilah aku dari dosaku.


Kusadari pelanggaranku,* dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,* yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,* dan tepatlah keputusanMu.


Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,* dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,* Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.


Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,* basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,* semoga hati yang Kauremukkan berso-rak gembira.


Palingkanlah wajahMu dari dosaku,* hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,* baharuilah semangat tabah dalam batinku.


Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,* janganlah Kauambil rohMu yang kudus daripadaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu* dan berilah aku semangat yang rela.


Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,* supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,* maka aku akan memasyhurkan keadilanMu.


Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,* supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,* kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,* hati remuk redam takkan Kautolak.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 1

Hati yang remuk redam takkan Kau-tolak, ya Allah.


Ant. 2

Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.


Kidung (Hab 3:2-4, 13,15-19)

Ya Tuhan, aku telah mendengar pesanMu,* aku telah melihat karyaMu yang agung.

Ulangilah dan masyhurkanlah karyaMu di masa kami,* bila Engkau murka, ingatlah akan kerahimanMu.

Allah datang dari gurun Teman,* Allah yang kudus dari gunung Paran.


Kegemilangan Allah meliputi cakrawala,* dan bumi penuh pujianNya.

Seri kemuliaanNya bersinar seperti cahaya,† Seperti kilat yang disambarkan tanganNya;* Ia menampakkan kekuasaanNya.


Engkau maju berperang untuk membebaskan umatMu,* Engkau menolong raja yang Kauurapi.

Engkau menyeberangi laut dengan kereta perang* melalui lumpur dasar laut.

Batinku gemetar karena berita buruk,* dan bibirku bergetar ketakutan.

Sendi-sendi tulangku menjadi rapuh,* dan langkahku goyah.

Dengan tenang kunantikan hari kesesakan* yang mendatangi bangsa yang menindas kami.


Walau pohon ara tidak bertunas,* dan pohon anggur tidak berbuah;

walau penghasilan zaitun tidak memuaskan,* dan ladang tidak memberi panen;

walau domba seekorpun tak ada di kan-dang,* dan tiada ternak di dalam pagar;

namun aku bersuka ria dalam Tuhan,* bersorak-sorai dalam Allah yang menye-lamatkan daku.


Tuhan Allahkulah kekuatanku,† kakiku dikuatkanNya laksana kaki rusa,* aku dibimbingNya di jalan terjal.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 2

Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.


Ant. 3

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.


Mazmur 147 (147B)

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,* pujilah AllahMu, hai Sion.


Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,* Ia memberkati para pendudukmu.

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,* dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

Ia mengutus sabdaNya ke bumi,* dengan segera firmanNya berlari.


DiturunkanNya salju, seperti bulu domba,* dihamburkanNya embun beku bagaikan abu.

DilemparkanNya hujan es seperti kerikil,* siapa dapat menahan dinginnya?

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,* Ia menyuruh anginNya bertiup, maka air mengalir.


Dialah yang menyampaikan firmanNya kepada Yakub,* ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,* hukum-hukumNya tidak mereka kenal.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 3

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.


BACAAN SINGKAT (Kid 8:7)

Air yang banyak tidak kuasa me­madam­kan cinta, tiadapun sungai-sungai dapat menghanyutkannya. Sekali­pun manusia menyerahkan seluruh harta miliknya untuk mem­peroleh cinta kasih, ia tetap merasa beruntung.


LAGU SINGKAT

P : Kepada-Mu aku berkata:* Aku mencari Engkau.

U : Kepada-Mu aku berkata:* Aku mencari Engkau.

P : Wajah-Mu, ya Tuhan, kurindukan.

U : Aku mencari Engkau.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U : Kepada-Mu aku berkata:* Aku mencari Engkau.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant. Kidung Zakharia Perawan yang bijaksana ini telah menyongsong Kristus. Kini ia mulia laksana surya di cakrawala.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia Perawan yang bijaksana ini telah menyongsong Kristus. Kini ia mulia laksana surya di cakrawala.


DOA PERMOHONAN

Kristus, pengantin dan mahkota para perawan, kita hormati dengan hati gembira. Marilah dengan khidmat kita mohon kepada-Nya:


U : Yesus, mahkota para perawan, dengarkanlah kami.


Kristus, Engkau dicintai oleh para perawan suci, karena Engkaulah pengantin mereka yang satu-satunya,* semoga kami tak pernah terpisah dari cinta kasih-Mu.


Engkau telah memahkotai bunda-Mu, Maria, sebagai ratu para perawan,* semoga kami senantiasa rela mengabdi Engkau berkat doa perawan Maria.


Ya Kristus, hamba-hamba-Mu yang setia senantiasa mengabdi Engkau dan berusaha menjadi kudus lahir batin,* semoga dunia fana ini tidak menjauhkan kami dari pada-Mu.


Yesus, Engkaulah pengantin yang dinanti-nantikan oleh para perawan yang bijaksana,* semoga kami selalu berjaga dan menantikan Dikau dalam pengharapan.


Berkat doa Santa Klara, perawan yang amat bijaksana,* semoga kami hidup bijak dan jujur.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Allah yang penuh belaskasihan, Engkau sudah menumbuhkan dalam diri Santa Klara cinta akan kemiskinan. Semoga berkat doanya kami meng­ikuti Kristus dengan semangat kemi­skinan, supaya layak memandang-Mu dalam kerajaan surga. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, dan Pengantara kami, yang hidup dan ber­kuasa ber­sama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

265 views0 comments

Comments


bottom of page