top of page

IBADAT PAGI Kamis, 22 Desember 2022

HARI BIASA KHUSUS ADVEN (U)



PEMBUKAAN

P : Ya, Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujianMu.


MAZMUR 94 (95)

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


MADAH

Para nabi mewartakan Kedatangan Kristus Tuhan Yang membawa kes’lamatan Melimpahkan kesukaan.


Kristus datang ke dunia Pada pertama kalinya Lahir untuk mengasihi Bukan untuk menghakimi.


Kristus akan datang lagi Untuk menganugerahi Para hamba yang setyawan Mahkota keabadian.


Kami mohon kepadaMu Ya Yesus Kristus Tuhanku Semoga kami selalu Mencari Dikau melulu. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Allah akan datang dari Libanon, ke­muliaannya bersinar laksana cahaya.


Mazmur 142 (143), 1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,* perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,* kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,* karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.


Sebab musuh mengejar aku* dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,* tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,* hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,† aku mengenangkan segala karyaMu* dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,* aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.


Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,* sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari-padaku,* jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,* sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,* sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.


Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,* sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu* sebab Engkaulah Allahku.

Semoga Kebaikan hatiMu menuntun daku* di jalan yang rata.


Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,* demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 1

Allah akan datang dari Libanon, ke­muliaannya bersinar laksana cahaya.


Ant. 2

Hai langit, turunkanlah embunmu, hai awan, hujankanlah Raja adil. Hai bumi, bukakanlah dirimu dan tumbuh­kanlah penyelamat.


Kidung (Yes 66:10-14a)

Bersukacitalah atas Yerusalem,† bersorak-sorailah karena Sion,* hai kamu semua yang mencintai dia.

Bergirang dan bergembiralah,* hai kamu semua yang dulu berkabung bersama dia.

Semoga kamu dihibur dalam pelukannya yang mesra* dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.


Sebab, demikianlah firman Tuhan:† kesejahteraan Kualirkan ke Yerusalem bagaikan sungai,* dan kemuliaan para bangsa Kulimpahkan kepadanya bagaikan bengawan.

Bagaikan bayi kamu akan digendong,* kamu akan dibelai-belai dan dipangku.

Seperti seorang ibu menghibur anaknya* demikianpun Aku akan menghibur kamu.


Mengalami itu, kamu akan bersukaria,* dan kamu akan mekar laksana bunga.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Hai langit, turunkanlah embunmu, hai awan, hujankanlah Raja adil. Hai bumi, bukakanlah dirimu dan tumbuh­kanlah penyelamat.


Ant. 3

Hai Israel, siaplah untuk menyongsong Tuhan, sebab Ia datang.


Mazmur 146 (147A)

Betapa, indahnya memuji Allah kita,* betapa manisnya meluhurkan Tuhan yang mulia.


Tuhan membangun kembali Yerusalem* Tuhan menghimpunkan umat Israel yang tercerai-berai.

Tuhan menghibur orang yang patah hati* dan menyembuhkan luka mereka.

Tuhan menentukan jumlah bintang* dan memberi nama kepada masing-masing.

Agunglah Tuhan kita dan mahakuasa,* kearifanNya tidak terhingga.

Tuhanlah yang memberi hati kepada yang hina-dina,* Ia menundukkan orang berdosa sampai ke debu.


Bernyanyilah bagi Tuhan dengan ucapan syukur,* bermazmurlah bagi Allah dengan iringan kecapi.

Tuhanlah yang menutupi langit dengan awan,† Ia menyediakan hujan bagi bumi,* dan menumbuhkan rumput di lereng gunung.

Tuhanlah yang memberi makan kepada ternak* dan rezeki kepada burung gagak.

Tuhan berkenan pada orang bukan karena kudanya yang cepat,* bukan pula karena ototnya yang kuat,

tetapi Tuhan berkenan pada orang takwa* yang berharap pada kasih setiaNya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 3

Hai Israel, siaplah untuk menyongsong Tuhan, sebab Ia datang.


BACAAN SINGKAT (Yes 45:8)

Hai langit, turunkanlah embunmu, hai awan hujankanlah Raja adil. Hai bumi, bukakanlah dirimu dan tumbuhkanlah Penyelamat, sehingga kejujuran ber­kembang.


LAGU SINGKAT

P : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.

U : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.

P : Engkaulah yang akan datang ke dunia.

U : Kasihanilah kami.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant. Kidung Zakharia

Ketika salammu sampai kepada telinga­ku, anak yang di dalam rahim­ku me­lonjak kegirangan, Alleluia.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Zakharia

Ketika salammu sampai kepada telinga­ku, anak yang di dalam rahim­ku me­lonjak kegirangan, Alleluia.


DOA PERMOHONAN

Kristus, kebijaksanaan dan kekuatan Allah, sungguh-sungguh mencintai kita manusia. Dengan penuh kepercayaan marilah kita memohon kepadaNya:

U : Datanglah kepada kami, ya Tuhan.

Yesus Kristus, Tuhan, Engkau telah memanggil kami kepada cahaya kerajaanMu,* semoga kami berjalan dengan pantas di hadapan Allah dalam segala-galanya.

Engkau tidak dikenal dunia, namun Engkau berada ditengah kami,* perlihatkanlah wajahMu kepada semua manusia.

Engkau lebih dekat pada kami daripada hati kami sendiri,* kuatkanlah dalam diri kami kepercayaan dan pengharapan akan keselamatan.

Engkau sumber kekudusan,* peliharalah kami dalam kekudusan dan kesucian pada saat kedatanganMu.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Ya Tuhan, Engkau menaruh perhatian kepada nasib kami, manusia yang ter­jerumus dalam perangkap maut. Maka Engkau mengutus Putra-Mu untuk me­nebus kami. Semoga kami percaya dengan bakti ikhlas akan penjelmaan­nya, dan dipersatukan dengan Dia, penebus kami, yaitu Yesus Kristus, yang hidup ....


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

151 views0 comments
bottom of page