top of page

IBADAT PAGI Rabu, 22 November 2023

PERINGATAN SANTA SESILIA, PERAWAN DAN MARTIR (M)



PEMBUKAAN

P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant. Marilah menyembah Tuhan, Raja para martir.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, Raja para martir.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, Raja para martir.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, Raja para martir.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, Raja para martir.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Marilah menyembah Tuhan, Raja para martir.


Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, Raja para martir.


MADAH

Kristus sumber kemurnian Dan tumpuan kemartiran Yang mengganjar keduanya Dengarkanlah doa hamba.


Perawan tabah dan murni Yang kami kenangkan ini Merebut dua mahkota Sebagai martir dan dara.


Semoga berkat doanya Kaulebur semua dosa Yang pernah kami lakukan Tergoda bujukan lawan.


Mulyalah Engkau ya Tuhan

Yang lahir dari perawan

Bersama Bapa dan Roh-Nya

Sepanjang segala masa. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.


Mazmur 35 (36)

Dosa berbisik di lubuk hati pendosa:* “Tak perlu takut akan Allah.”


Dosa mengelabui matanya,* guna menutup kesalahannya.

Si pendosa menuturkan kejahatan dan tipu daya,* tak pernah ia berlaku bijaksana dan berbuat baik.

Di atas ranjang ia merencanakan kejahatan,† ia menempuh jalan yang tidak baik,* dan tidak menolak yang jahat.


Ya Tuhan, kasihMu seluas langit,* dan setiaMu menjangkau awan.

Bagaikan gunung tinggi keadilanMu,† hukumMu bagaikan samudera raya,* manusia dan hewan Kau lindungi.


Amat berhargalah kasih setiaMu, ya Tuhan,* umat manusia bernaung di bawah sayapMu.

Mereka Kaupuaskan dengan kelimpahan rumahMu,* dan Kau beri minum dari saluran kebaha-giaan.

PadaMulah sumber kehidupan,* dalam terangMu kami melihat cahaya.


Semoga tetaplah kasihMu bagi orang yang mencintai Engkau,* dan setiaMu bagi mereka yang tulus hati.

Janganlah si congkak menginjak hambaMu,* janganlah tangan pendosa menghancurkan daku.

Orang yang berbuat jahat sudah jatuh,* mereka dicampakkan dan tak dapat bangun lagi.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 1

Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.


Ant. 2

Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.


Kidung (Ydt 16:2-3,15-19)

Angkatlah nyanyian untuk Allahku dengan iringan rebana,* bernyanyilah bagi Tuhan dengan bunyi genderang.

Lagukanlah bagiNya kidung baru,* luhurkan dan sebutkanlah namaNya.

Sebab Allah telah menghancurkan perang,* Tuhanlah namaNya.


Aku akan bermadah bagi Tuhan,* madah baru bagi Allahku.

Tuhan, Engkau agung dan mulia,* kuasaMu mengagumkan tiada bandingnya.


Segala ciptaanMu mengabdi padaMu,* Engkau berfirman, maka segalanya terjadi.

Engkau mengutus rohMu untuk menciptakan semua,* tak ada yang dapat melawan titahMu.


Sekalipun gunung rebah beserta dasarnya,† sekalipun wadas luluh bagaikan lilin dihadapan wajahMu,* namun Engkau tetap mengasihi orang yang takwa.

Tiada kurban layak bagiMu, meski harum sekalipun,* bahkan yang paling baikpun tidak berni-lai di hadapanMu.

Tetapi orang yang takwa,* dia itulah besar selama-lamanya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 2

Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.


Ant. 3

Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.


Mazmur 46 (47)

Segala bangsa bertepuktanganlah,* elukanlah Allah dengan sorak-sorai

Sebab Tuhan itu Allah yang agung dan dahsyat,* raja besar atas seluruh bumi.


Semua bangsa ditaklukkan bagi kita,* sekalian suku ditundukkannya.

Bagi kita dipilihNya tanah pusaka,* kebanggaan Yakub, kekasihNya.

Allah Tuhan kita telah naik, diiringi sorak-sorai,* diiringi bunyi sangkakala.


Bernyanyilah bagi Allah dengan melagu-kan mazmur,* bermazmurlah bagi raja kita.

Sebab Allah merajai semesta alam,* nyanyikanlah mazmur penuh seni.

Allah merajai segala bangsa,* bersemayam atas takhtaNya yang kudus.

Para pemimpin bangsa menggabungkan diri,* dengan umat Allah Abraham.

Sebab Allah menguasai para raja,* sangat agunglah Dia.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 3

Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.


BACAAN SINGKAT (2Kor 1:3-5)

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas­kasihan dan Allah sumber segala peng­­hiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderita­an, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam pen­deritaan dengan penghibur­an yang kita terima sendiri dari Allah. Sebab sebagaimana penderitaan Kristus me­limpah dalam diri kita, demikian pula berlimpah penghiburan kita demi Kristus.


LAGU SINGKAT

P : Tuhanlah kekuatanku,* Aku hendak memuji Dia.

U : Tuhanlah kekuatanku,* Aku hendak memuji Dia.

P : Ia telah menyelamatkan daku.

U : Aku hendak memuji Dia.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U : Tuhanlah kekuatanku,* Aku hendak memuji Dia.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1: 68-79)

Ant. Kidung Zakharia

Ketika fajar menyingsing, Sesilia ber­seru: Hai tentara Kristus, buanglah pekerjaan kegelapan dan kenakan­lah senjata cahaya.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Zakharia

Ketika fajar menyingsing, Sesilia ber­seru: Hai tentara Kristus, buanglah pekerjaan kegelapan dan kenakan­lah senjata cahaya.


DOA PERMOHONAN

Saudara-saudara, para martir telah wafat demi sabda Allah. Marilah kita memuji penebus kita, saksi yang setia, dan ber­kata:


U : Engkau telah menebus kami dalam darah-Mu.


Ya Tuhan, para martir-Mu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,* berikanlah kebebasan rohani kepada kami.


Para martir-Mu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami kemurnian dan keteguhan iman.


Para martir-Mu mengikuti jejak-Mu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup.


Para martir-Mu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,* semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Tuhan yang maharahim, indahkanlah kiranya doa kami dan dengarkanlah permohonan kami berkat jasa Santa Sesilia. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, dan Pengantara kami, yang hidup ....


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

333 views0 comments

Comments


bottom of page