IBADAT PAGI Sabtu, 1 Oktober 2022

PESTA SANTA TERESIA DARI KANAK-KANAK YESUS, PERAWAN DAN PUJANGGA GEREJA (P)


Link : https://www.youtube.com/channel/UCkoMZQeKuYM8315shca3SZg/videos


PEMBUKAAN

P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant.

Marilah kita menyembah Tuhan, raja perawan.

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.

Ant.

Marilah kita menyembah Tuhan, raja perawan.

Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.

Ant.

Marilah kita menyembah Tuhan, raja perawan.

Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant.

Marilah kita menyembah Tuhan, raja perawan.

Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant.

Marilah kita menyembah Tuhan, raja perawan.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant.

Marilah kita menyembah Tuhan, raja perawan.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.

Marilah kita menyembah Tuhan, raja perawan.


MADAH

Cinta Kristus yang bernyala Mengorbankan Teresia Yang mempersembahkan diri Sebagai kurban sejati.


Tiada yang diinginkan Selain mencinta Tuhan Dan membaktikan dirinya Untuk mengabdi sesama.


Sesudah menghadap Bapa Tak lupa akan dunia Namun tetap menghujankan Mawar lambang rahmat Tuhan.


Terpujilah Allah Bapa Bersama Putra dan Roh-Nya Yang memperkenalkan diri Kepada yang rendah hati. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra dan dipuaskan dalam luapan kemuliaan-Nya.


Mazmur 62 (63), 2-9

Ya Allah, Engkaulah Allahku,* aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,* seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandangkan Engkau di tempat kediamanMu* untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,* bibirku memegahkan Dikau.


Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,* menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,* mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,* aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,* di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,* tangan kananMu menopang aku.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 1

Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra dan dipuaskan dalam luapan kemuliaan-Nya.


Ant. 2

Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, hamba-Nya yang hina-dina.


Kidung (Dan 3:57-88.56)

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,* pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,* pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan , seluruh isi surga,* pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,* angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,* segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.


Pujilah Tuhan, hujan dan embun,* angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas terik,* hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,* halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,* terang dan gelap, luhurkanlah Dia.


Pujilah Tuhan, seluruh bumi,* pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,* segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia,

Pujilah Tuhan, segala mata air,* lautan dan sungai, luhurkanlah Dia,

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,* unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,* semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,* pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para imam,* semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan,orang yang takwa,* semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,* pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.


Marilah kita memuji Bapa, Putera, dan Roh Kudus,* memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

(tanpa Kemuliaan)


Ant. 2

Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, hamba-Nya yang hina-dina.


Ant. 3

Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.


Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,* pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,* dan warga Sion bersukacita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,* bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,* memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.


Hendaknya orang takwa bersuka ria atas kejayaannya,* bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang* sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa* dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

membelenggu para rajanya* dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah;* tugas terhormat bagi umatNya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.


BACAAN SINGKAT (Kel 19:4b-6a)

Tuhan bersabda, ”Aku telah mengang­kat dan membawa kamu kepada­-Ku laksana di atas sayap rajawali. Apa­bila kamu sekarang sungguh-sungguh men­dengar­kan per-kataan-Ku dan kamu menepati perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi milik-Ku yang Ku­pilih dari antara segala bangsa. Kamu akan merupakan bagi-Ku suatu kaum raja dan imam, suatu bangsa yang kudus.”


LAGU SINGKAT

P : Ya Tuhan, kekuatanku,*Aku cinta pada-Mu.

U : Ya Tuhan, kekuatanku,*Aku cinta pada-Mu.

P : Engkaulah pelindung dan pembelaku.

U : Aku cinta pada-Mu.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U : Ya Tuhan, kekuatanku,*Aku cinta pada-Mu.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant.

Tuhan akan memenuhi jiwamu dengan kegemilangan. Engkau akan menjadi bagaikan taman yang subur dan bagaikan mata air yang tak kunjung kering.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.

Tuhan akan memenuhi jiwamu dengan kegemilangan. Engkau akan menjadi bagaikan taman yang subur dan bagaikan mata air yang tak kunjung kering.


DOA PERMOHONAN

Yesus Kristus telah memilih santa Teresia sebagai mempelai­-Nya. Ia meng­asihi Teresia, dan Teresia menyerah­­kan diri kepada-Nya. Marilah kita bersukacita dan berdoa:


U : Sertailah kami, ya Tuhan.

Ya Yesus, selama masa muda-Mu Engkau dikenal sebagai anak tukang kayu, seorang anak biasa lain tidak,* semoga kami seperti Teresia sadar akan nilai hidup sehari-hari dan akan keluhuran pekerjaan yang tidak diperhatikan orang.

Engkau memanggil seorang anak dan menjadikannya teladan bagi para pengikut-Mu,* semoga kami seperti Teresia tetap sederhana dan tulus ikhlas dalam melaksanakan tugas kami setiap hari.

Engkau memuji Maria, saudari Lazarus, yang duduk dekat pada-Mu sambil memandang Engkau dan mendengar­­­kan sabda-Mu,* semoga di tengah-tengah segala kesibukan hari ini kami mengingat bahwa hanya ada satu hal yang perlu.

Engkau berdoa semalam-malaman kepada Bapa sebelum memilih rasul-rasul-Mu,* semoga kami menghargai orang seperti santa Teresia, yang tekun dan berdoa bagi para pewarta Injil yang tersebar di seluruh dunia.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Allah, Bapa kami, Engkau membuka kerajaan­-Mu bagi orang kecil dan rendah hati. Semoga kami dengan tabah menempuh jalan kecil santa Teresia, supaya kemuliaan-Mu Kau­nyatakan kepada kami. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan Peng­antara kami, yang hidup,dan berkuasa ber­sama Bapa, dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

158 views0 comments