top of page

IBADAT PAGI Sabtu, 17 Desember 2022

HARI BIASA KHUSUS ADVEN (U)



PEMBUKAAN

P : Ya, Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujianMu.


MAZMUR 94 (95)

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.

Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


MADAH

Para nabi mewartakan Kedatangan Kristus Tuhan Yang membawa kes’lamatan Melimpahkan kesukaan.


Kristus datang ke dunia Pada pertama kalinya Lahir untuk mengasihi Bukan untuk menghakimi.


Kristus akan datang lagi Untuk menganugerahi Para hamba yang setyawan Mahkota keabadian.


Kami mohon kepadaMu Ya Yesus Kristus Tuhanku Semoga kami selalu Mencari Dikau melulu. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Sungguh, Tuhan, raja para raja, akan datang. Berbahagialah orang yang siap untuk menyongsong Dia.


Mazmur 118 (119), 145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,* ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!* PerintahMu akan kutepati.


Pagi-pagi buta aku telah bangun dan memohon pertolonganMu,* aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu* untuk merenungkan janjiMu.


Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,* ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hu-kumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,* mereka menjauh dari hukumMu.


Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,* dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,* sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 1

Sungguh, Tuhan, raja para raja, akan datang. Berbahagialah orang yang siap untuk menyongsong Dia.


Ant. 2

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, semoga pujian-Nya bergema di seluruh bumi.


Kidung (Kebij. 9:1-12)

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,* Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,* agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil* dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.


Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau* dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,† manusia yang lemah dan pendek umur,* kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.


Bahkan orang yang paling sempurna ti-dak berarti sama sekali,* kalau tidak mempunyai hikmat yang ber-asal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,* untuk memerintah Putera-putriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,† dan mesbah dalam kota kediamanMu,* gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.


PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,* yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu* dan yang sesuai dengan firmanMu.


Utuslah hikmat itu dari surga suci,* dari takhtaMu yang mulia,

agar mendampingi aku dalam usahaku* untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.


Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,† ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku* dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, semoga pujian-Nya bergema di seluruh bumi.


Ant. 3

Bila Putra Manusia datang, adakah Ia akan menemukan iman di atas bumi?

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,* megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.


Sebab besar kasihNya kepada kita,* kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Bila Putra Manusia datang, adakah Ia akan menemukan iman di atas bumi?


BACAAN SINGKAT (Yes 11:1-2a)

Sebuah tunas akan tumbuh dari tunggul Isai, sebuah taruk akan timbul dari akar­nya. Roh Tuhan akan menaunginya, roh kebijaksanaan dan pengertian, roh pe­nasihat dan kekuatan, roh pengetahuan dan takwa; takwa itu laksana nafas bagi­nya.


LAGU SINGKAT

P : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.

U : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.

P : Engkaulah yang akan datang ke dunia.

U : Kasihanilah kami.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant. Kidung Zakharia

Ketahuilah bahwa Kerajaan Allah sudah dekat, sungguh, Kerajaan Allah takkan ditunda lagi.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia

Ketahuilah bahwa Kerajaan Allah sudah dekat, sungguh, Kerajaan Allah takkan ditunda lagi.


DOA PERMOHONAN

Dari semula Allah Bapa telah bermaksud menyelamatkan bangsaNya. Marilah kita berdoa dan berkata:


U : Peliharalah rakyatMu, ya Tuhan.

Ya Allah, Engkau telah menjanjikan raja adil kepada bangsaMu,* peliharalah kekudusan GerejaMu.

Ya Allah, condongkanlah hati manusia kepada sabdaMu,* dan kuatkanlah kaum beriman dalam kekudusan yang sejati.

Ya Allah, peliharalah kami dalam cinta kasih RohMu,* agar kami memperoleh belaskasihan PutraMu yang akan datang.

Ya Allah yang mahamurah, perkuatlah kami hingga akhir,* sampai hari kedatangan Tuhan kami Yesus Kristus.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Ya Allah, pencipta dan penebus kami, Engkau menghendaki Sabda-Mu menjadi manusia dalam rahim Perawan Maria. Semoga Putra-Mu yang tunggal, manusia seperti kami, sudi meng­ikutsertakan kami dalam kehidupan ilahi. Sebab Dialah Pengantara kami, yang hidup ....


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.


163 views1 comment
bottom of page