IBADAT PAGI Sabtu, 30 April 2022

HARI BIASA PEKAN II PASKAH (P)


Link: https://www.youtube.com/channel/UCkoMZQeKuYM8315shca3SZg/videos



PEMBUKAAN


P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Kemuliaan kepada Bapa

dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,

dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


MADAH

Fajar menyingsinglah sudah Langit menggemakan madah Bumi bersorak-sorailah Neraka mengaduh kalah.


Kala raja nan perkasa Menggempur markas neraka Menggilas kuasa maut Dengan gagah tanpa takut.


Meskipun tertutup batu Dijaga banyak serdadu Namun pemenang yang luhur Bangkit mulya dari kubur.


Mulyalah Engkau ya Tuhan

Yang bangkit tak terkalahkan

Serta Bapa dan Roh suci

Mulyalah kekal abadi. Amin.


PENDARASAN MAZMUR


Ant. 1

Engkau menggembirakan daku, ya Tuhan, aku bersorak-sorai karena perbuatan tangan-Mu, Alleluia.


Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,* memuji namaMu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasihMu pagi hari* dan kesetiaanMu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi* dengan iringan celempung.


Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karyaMu yang agung,* aku bersorak-sorai karena perbuatan tanganMu.


Betapa agung pekerjanMu, ya Tuhan,* betapa luhur segala rencanaMu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,* orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,† dan orang durhaka berkembang pesat,* namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,* Engkau luhur selama-lamanya.


Sebab para musuhMu akan binasa,* para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,* dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.


Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,* Berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,* bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah* dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,* tak ada kecurangan padaNya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1

Engkau menggembirakan daku, ya Tuhan, aku bersorak-sorai karena perbuatan tangan-Mu, Alleluia.


Ant. 2

Akulah yang mematikan dan menghidupkan; sesudah meremukkan, Akulah yang menyembuhkan, Alleluia.


Kidung (Ul 32:1-12)

Dengarlah, hai langit, aku akan berbicara,* hai bumi, dengarkanlah kata mulutku.

Semoga ajaranku tercurah bagaikan hujan* dan bertaburan laksana embun;

bagaikan hujan lebat di padang hijau,* bagaikan hujan rintik-rintik pada rerumputan.

Nama Tuhan hendak kuwartakan,* muliakanlah Allah kita.


Perkasalah Tuhan, sempurna karyaNya,* sungguh lurus kebijaksanaanNya.

Allah setia, tiada kecurangan padaNya,* adillah Ia dan tulus ikhlas.


Tetapi anak-anakNya berbuat jahat terhadap Dia,* angkatan yang buruk dan curang.

Begitukah kaubalas kebaikan Tuhan,* hai orang yang bodoh dan tak berbudi?

Bukankah Dia Bapamu, yang menciptakan dikau,* yang membentuk dan menghidupi engkau?


Ingatlah akan masa yang lampau,* renungkanlah sejarah leluhurmu.

Tanyakanlah kepada bapamu, ia akan mengisahkannya,* tanyakanlah kepada orang tua-tua, mereka akan menerangkannya.


Tatkala Yang mahatinggi membagikan tanah kepada bangsa-bangsa,* tatkala Ia menentukan tempat kediaman bagi setiap orang.

Ia menetapkan perbatasan antara bangsa-bangsa,* sehingga setiap penguasa mendapat bagiannya.

Maka Israel menjadi milik Tuhan,* dan suku-suku Yakub pusakaNya.


Tuhan menjumpai umatNya di gurun pasir,* di padang belantara yang sunyi senyap.

Tuhan melindungi dan membesarkannya,* memeliharanya bagaikan biji mata,

seperti rajawali melindungi sarangnya,* melayang-layang di atas anaknya,

membentangkan sayap-sayapnya* dan membawa anaknya di atas kepaknya.

Hanya Tuhan sendirilah yang membimbing umatNya,* tiada dewa lain di sampingNya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 2

Akulah yang mematikan dan menghidupkan; sesudah meremukkan, Akulah yang menyembuhkan, Alleluia.


Ant. 3

Kristus Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak, Alleluia.


Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,* betapa mulia namaMu di seluruh bumi!


KeagunganMu luhur mengatasi langit,† mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu,* untuk membungkam musuh dan lawanMu.

Jika kupandang langitMu, karya jariMu,* bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,* siapakah dia sehingga Kaupelihara?


Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,* Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tanganMu,* segala-galanya Kautundukkan kepadanya:

Domba, sapi,dan ternak semuanya,* hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan di laut,* semuanya yang melintasi arus lautan.


Tuhan, Allah kami,* betapa mulia namaMu di seluruh bumi!


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Kristus Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak, Alleluia.


BACAAN SINGKAT (Rom 14:7-9)

Tak seorangpun di antara kita hidup bagi dirinya sendiri, dan tak seorangpun mati bagi dirinya sendiri. Sebab kalau kita hidup, kita hidup bagi Tuhan, dan kalau kita mati, kita mati bagi Tuhan. Jadi baik dalam hidup, maupun dalam mati, kita tetap milik Tuhan. karena dengan maksud inilah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan bagi orang hidup maupun orang yang mati.


LAGU SINGKAT

P : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluia, alleluia.

U : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluya, alleluya.


P : Sesudah disalibkan bagi kita.

U : Alleluia, alleluia.


P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluia, alleluia.


KIDUNG ZAKHARIA ( Luk 1: 68-79)

Ant. Kidung Zakharia

Salam bagimu, Akulah ini, Alleluia; jangan takut, Alleluia.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Zakharia

Salam bagimu, Akulah ini, Alleluia; jangan takut, Alleluia.


DOA PERMOHONAN

Pada hari terakhir, Kristus akan mem­bangkit­kan semua orang yang telah di­puaskan dengan sabda dan tubuh-Nya. Marilah kita berdoa dengan gembira hati:


U: Berilah kami damai dan sukacita, ya Tuhan.


Putera Allah, karena kebangkitan-Mu Engkau berkuasa memberi kehidupan,* berkatilah dan kuduskanlah kami serta semua saudara-Mu.

Engkau telah menganugerahkan damai dan kegembiraan kepada semua orang yang percaya kepada-Mu,* semoga kami berlaku sebagai putera cahaya dan bergenbira atas kemenangan-Mu.

Teguhkanlah iman kepercayaan umat-Mu yang mengembara di dunia ini,* agar mereka memberi kesaksian tentang kebangkitan-Mu.

Engkau telah masuk ke dalam kemuliaan Bapa melalui penderitaan yang dahsyat ,* ubahkanlah kedudukan orang yang bersedih menjadi kegembiraan.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP


Allah mahapengasih, Engkau telah menebus kami dan mengangkat kami menjadi anak-anak-Mu karena kami percaya akan Kristus. Semoga kami memperoleh kebebasan sejati dan warisan abadi. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup..


PENUTUP


P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.

U : Amin.

196 views0 comments