IBADAT PAGI Senin, 11 Juli 2022

PERINGATAN SANTO BENEDIKTUS ABAS (P)



Link : https://www.youtube.com/channel/UCkoMZQeKuYM8315shca3SZg/videos


PEMBUKAAN

P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant.

Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.


Ant.

Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.


Ant.

Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.


Ant.

Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.


Ant.

Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”


Ant.

Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.


Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant.

Marilah menyembah Tuhan, raja para kudus.


MADAH

Ya Yesus Tuhan Engkau menghendaki Agar penggilan untuk hidup bakti Diperjuangkan serta diikuti Umat beriman.


Panggilan suci Kautanam di hati Untuk mengabdi dan menyangkal diri Tekun mencari setya mengikuti Putra ilahi.


Ditinggalkannya milik harta benda Agar dibina cinta yang sempurna Hati sluruhnya dipersembahkan Kepada Bapa.


Dimulyakanlah Bapa mahamurah Bersama Putra penebus dunia Roh kudus pula penghibur Gereja Slama-lamanya. Amin.


PENDARASAN MAZMUR


Ant. 1

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.


Mazmur 83 (84)

Betapa menyenangkan kediamanMu,* ya Tuhan semesta alam!

Hatiku rindu mendambakan pelataran rumah Tuhan,* jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.


Bahkan burung pipit mendapat tempat,* dan burung layang-layang bersarang di rumahMu.

Mereka meletakkan anak-anaknya dekat mesbahMu,* ya Tuhan semesta alam, rajaku dan Allahku.


Berbahagialah orang yang diam di rumahMu,* yang selalu memuji Engkau.

Berbahagialah orang yang menimba kekuatan dari padaMu,* yang suka berziarah ke rumahMu.


Lembah kering yang mereka lintasi* berubah menjadi sumber air berkat hujan pertama.

Mereka berjalan dari kota ke kota,* hendak menghadap Allah di gunung Sion.


Tuhan, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku,* condongkanlah telingaMu, ya Allah Yakub.

Lihatlah , ya Allah, raja agung,* pandanglah raja yang Kauurapi.


Lebih baik satu hari di pelataranMu* daripada seribu hari di tempat lain.

Lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allah* daripada diam di rumah orang berdosa.


Sebab Tuhan Allah adalah raja yang agung dan murah hati,* Ia memberikan kasih dan kemuliaan.

Tuhan menganugerahkan kebahagiaan* kepada orang yang hidup tanpa cela.

Tuhan semesta alam,* berbahagialah orang yang percaya kepadaMu.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.


Ant. 2

Marilah kita naik ke gunung Tuhan.


Kidung (Yes 2:2-5)

Pada akhir zaman, gunung Tuhan akan berdiri kokoh kuat† di antara puncak gunung-gemunung* dan menjulang tinggi di atas semua bukit.


Semua bangsa akan mengalir ke sana,* dan banyak kaum akan datang seraya berkata:

“Mari kita berziarah ke gunung Tuhan,* naik ke rumah Allah Yakub.

Semoga Ia menunjukkan jalanNya kepada kita,* dan kita akan mengikuti bimbinganNya.”

Sebab dari gunung Sion lahirlah hukum,* dan dari Yerusalem sabda Tuhan.


Tuhan akan menguasai semua bangsa* dan menghakimi sekalian rakyat.

Mereka akan menempa pedangnya menjadi cangkul* dan tombaknya menjadi sabit.

Bangsa yang satu takkan menghunus pedang lawan bangsa yang lain,* dan mereka takkan lagi mengadakan lati-han perang.


Hai keluarga Yakub, datanglah ke mari,* marilah kita hidup dalam cahaya Tuhan.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Marilah kita naik ke gunung Tuhan.


Ant. 3

Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya


Mazmur 95 (96)

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan!† Bernyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!* Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Kabarkanlah setiap hari keselamatan Tuhan,† ceritakanlah kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa* dan karyaNya yang agung di antara segala suku.


Sebab Tuhan mahaagung dan sangat terpuji,† Ia dahsyat melebihi segala dewata!* Sebab dewa-dewa para bangsa sesungguhnya tiada ada.

Tuhanlah yang menciptakan langit,† agung dan semaraklah Ia,* kekuatan dan kemuliaan memenuhi rumahNya yang kudus.


Sampaikanlah kepada Tuhan, hai segala suku bangsa,† sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,* serukanlah namaNya yang mulia.

Bawalah persembahan, masuklah di pelataran rumahNya† bersembahsujudlah kepada hadiratNya,* gemetarlah di hadapan Tuhan, hai selu-ruh bumi.

Katakanlah di antara para bangsa: “Tuhanlah raja!† Ia meneguhkan jagat, tak tergoyangkan,* Ia menghakimi para bangsa dengan adil.”


Bersukalah langit, bergembiralah bumi!* Bergemuruhlah lautan beserta isinya!

Bersoraklah ladang dan segala tumbu-hannya,* bergembiralah segala pohon di hutan.

Bersukarialah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,* Ia datang menghakimi dunia.

Ia akan menghakimi dunia dengan adil* dan para bangsa dengan tepat.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 3

Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya


BACAAN SINGKAT (Rom 12:1-2)

Saudara-saudara, demi kerahiman Allah, aku memperingatkan kamu! Per­­sembah­kanlah tubuhmu sebagai kurban yang hidup, yang suci dan ber­kenan pada Allah. Itulah ibadatmu yang sejati! Jangan­lah kamu menyesuaikan diri dengan dunia ini, melainkan berubahlah menjadi manusia berbudi baru, sehingga kamu sanggup membedakan apa yang dike­hendaki Allah, apa yang baik, apa yang berkenan pada-Nya dan apa yang sempurna.


LAGU SINGKAT

P : Dalam hatinya ia merenungkan*Hukum Allahnya.

U : Dalam hatinya ia merenungkan*Hukum Allahnya.


P : Ia tetap mengikuti perintah Tuhan.

U : Hukum Allahnya.


P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U : Dalam hatinya ia merenungkan*Hukum Allahnya.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant. Kidung Zakharia

Ia sungguh pria yang pantas dihor­mati, ia sungguh terberkati sesuai dengan arti namanya, ialah Benediktus.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Zakharia

Ia sungguh pria yang pantas dihor­mati, ia sungguh terberkati sesuai dengan arti namanya, ialah Benediktus.


DOA PERMOHONAN

Saudara-saudara, hendaklah kita me­nyembah Kristus, Allah yang kudus, dalam kesucian dan kebenaran se­umur hidup. Marilah kita berseru:


U : Hanya Engkaulah kudus, ya Tuhan.


Engkau sudi menjadi serupa dengan kami dalam segalanya, kecuali dalam hal dosa,* Yesus, Tuhan kami, kasihani­lah kami.

Engkau mengundang kami semua untuk menaruh cinta yang sempurna,* Yesus, Tuhan kami, kuduskanlah kami.

Engkau berpesan agar kami menjadi garam dan terang dunia,* Yesus, Tuhan kami, terangilah hati kami.

Engkau datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,* Yesus, Tuhan kami, tolonglah kami mengabdi Engkau dan saudara-saudara kami.

Engkaulah sinar kemuliaan Bapa dan citra wajah Allah,* Yesus, Tuhan kami, semoga kami memandang wajah-Mu dalam kemuliaan kekal.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Allah, kekayaan sejati, Engkau sudah me­netapkan santo Benediktus abas men­­jadi guru gemilang dalam hal peng­abdian kepada-Mu. Semoga kami mencintai Engkau melebihi segala-galanya dan menempuh jalan hukum-hukum-Mu dengan sepenuh hati. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan Pengan­tara kami, yang hidup..


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

239 views0 comments