IBADAT SORE Rabu, 17 Agustus 2022

HARI RAYA KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA (P)


PEMBUKAAN

P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.


P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.

U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluia.


MADAH

Tuhan yang berhati Bapa Pencipta alam semesta Engkaulah yang memberikan Kurnia kemerdekaan.


Pandanglah negeri kami Dengan kasih-Mu yang sakti Agar dapat menikmati Kemakmuran yang sejati.


Bimbinglah kami selalu Dalam naungan damai-Mu Supaya aman sentosa Tanah air yang tercinta.


Mulyalah Bapa dan Putra Bersama Roh Kudus pula Pemberi kuntum merdeka Kepada Indonesia. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Aku memperhatikan kesengsaraan umat-Ku. Maka mereka Kubebaskan dan Kuhantar ke tanah yang mengalirkan susu dan madu.


Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:* “Mari kita pergi ke rumah Tuhan”.

Sekarang kami telah berdiri* di gerbang-Mu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun* sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,* suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan* sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,* kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:* ”Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu* dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku* aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,* aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 1

Aku memperhatikan kesengsaraan umat-Ku. Maka mereka Kubebaskan dan Kuhantar ke tanah yang mengalirkan susu dan madu.


Ant. 2

Lihatlah, Kusediakan seluruh tanah ini bagimu. Pergilah dan milikilah sebagai tanah airmu.


Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,* sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,* sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,† pergi tidur larut malam* dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan* kepada orang yang dicintai-Nya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,* dan buah kandungan sungguh ganjaran- Nya.

Seperti anak panah di tangan pah-lawan,* demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi* tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,* tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang

Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 2

Lihatlah, Kusediakan seluruh tanah ini bagimu. Pergilah dan milikilah sebagai tanah airmu.


Ant. 3

Kerajaan-Ku adalah kerajaan abadi, dan kekuasaan-Ku bertahan turun-temurun.


Kidung (Ef 1:3-10)

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,† yang telah memberkati kita dalam Kristus* dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita† sebelum menciptakan jagat raya,* supaya kita kudus dan tak bercela di hadapan-Nya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi putera-Nya† dengan perantaraan Yesus Kristus* karena kerelaan kehendak-Nya.

Supaya terpujilah rahmat-Nya yang mulia† yang dianugerahkan-Nya kepada kita* dalam Putera yang dikasihi-Nya.

Dalam Kristus, Kita telah memperoleh penebusan berkat darah-Nya,† yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,* menurut kekayaan rahmat-Nya yang dilimpahkan-Nya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan† Allah telah menyatakan rencana kehendak-Nya kepada kita,* sekadar kerelaan yang diikhtiarkan-Nya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala zaman,† yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan bumi* dalam diri Kristus sebagai kepala.

Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Kerajaan-Ku adalah kerajaan abadi, dan kekuasaan-Ku bertahan turun-temurun.


BACAAN SINGKAT (1 Ptr1:13-14.16-17)

Demi Allah tunduklah kepada semua lembaga pemerintahan, baik kepada pe­megang pucuk pimpinan negara, mau­pun kepada pemerintah setempat yang bertugas menghukum orang-orang jahat dan menghormati orang-orang yang ber­buat baik. Hiduplah sebagai orang merdeka, dan bukan sebagai orang yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatannya. Hidup­lah sebagai hamba Allah. Hormati­lah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, taatilah Allah, hormatilah pemimpin negara.


LAGU SINGKAT

P : Berbahagialah bangsa*Yang Allahnya Tuhan.

U : Berbahagialah bangsa*Yang Allahnya Tuhan.

P : Umat yang terpilih menjadi milik-Nya.

U : Yang Allahnya Tuhan.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U : Berbahagialah bangsa*Yang Allahnya Tuhan.


KIDUNG MARIA (Luk 1:46-55)

Ant . Kidung Maria

Kalau Putra membebaskan kamu, niscaya kamu sungguh bebas, sabda Tuhan.

Aku mengagungkan Tuhan,* hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,* hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,* oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;* kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun* kepada orang yang takwa.


Perkasalah perbuatan tanganNya:* dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;* yang hina-dina diangkatNya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;* orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,* Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya* untuk selama-lamanya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant . Kidung Maria

Kalau Putra membebaskan kamu, niscaya kamu sungguh bebas, sabda Tuhan.


DOA PERMOHONAN

Marilah kita pada hari raya kemerdekaan Indonesia memuji Allah dengan hati gembira, mengucap syukur kepada-Nya, dan berkata:


U : Terpujilah Engkau, ya Tuhan yang mahaesa.


Tuhan Allah kami, Engkaulah Allah dan tiada Allah selain Dikau, ya pencipta semesta alam,* dampingilah tanah air kami dan semua penduduknya, agar kami tetap mengakui Engkau sebagai dasar hidup kami.

Bapa yang mahamurah, Engkau telah menunjukkan cinta kasih dan peri kemanusiaan-Mu kepada kami dalam Putra-Mu Yesus Kristus,* bantulah kami menjunjung tinggi keadilan serta peri kemanusiaan yang beradab dan sopan.

Bapa yang mahaluhur, Engkau telah mempersatukan kami dalam Kristus, pengantara kami di hadapan hadirat-Mu,* bukakanlah hati kami agar tetap bersedia memperhatikan pendapat orang lain dalam permusyawaratan yang bijaksana.

Bapa yang mahabaik, Engkau telah memberi kami tanah air yang luas dan subur serta kekayaan alam sebagai milik kami bersama,* doronglah kami agar bekerja giat dan rajin untuk menciptakan keadilan sosial bagi setiap anggota keluarga Indonesia.

Bapa yang mahamulia, Engkau tidak menciptakan maut dan tidak berkenan melihat kematian,* ingatlah saudara kami yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak azasi manusia, dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Tuhan Allah yang mahaesa, Engkau memanggil setiap orang kepada kemerdeka­an dalam Kristus, Putra-Mu. Maka pada hari raya kemerdekaan Indonesia kami mohon kepada-Mu: lindungilah tanah air kami agar tetap bebas merdeka dan aman sentosa. Anugerahkanlah kepada bangsa Indonesia kemerdekaan sejati, agar di seluruh wilayahnya berkuasa keadilan dan damai, peri kemanusiaan, kerukunan dan cinta kasih. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam per­sekutuan Roh Kudus, se­panjang segala masa. Amin.


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal

U : Amin.

124 views0 comments