top of page

IBADAT SORE Rabu, 20 September 2023

PERINGATAN SANTO ANDREAS KIM TAEGON, IMAM (M)

PEMBUKAAN

P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.


P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.

U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluia.


MADAH

Kawan sekalian mari melambungkan Nyanyian pujian untuk memuliakan Angkatan pahlawan yang tak terkalahkan Rela mati demi Tuhan.


Mereka dihina dibenci dunia Akhirnya disiksa hingga tak bernyawa Namun sesungguhnya mereka berjaya Hidup mulya selamanya.


Sungguh mengagumkan semangat pahlawan Yang tak tergoncangkan di tengah siksaan Di mana gerangan sumber ketabahan Jika bukan dalam Tuhan?


Terpujilah Bapa Allah mahaesa

Terpujilah Putra penebus dunia

Yang mengutus Roh-Nya di tengah Gereja

Untuk selama-lamanya. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Yang menabur dengan bercucuran air mata akan menuai dengan sorak-sorai


Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,* kita seperti orang yang bermimpi.


Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa* dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui:* “Agunglah karya Tuhan bagi mereka.”

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,* sebab itu kita bersukacita.


Tuhan telah memulihkan nasib kita,* seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,* akan menuai dengan bersorak-sorai.


Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya:* ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 1

Yang menabur dengan bercucuran air mata akan menuai dengan sorak-sorai


Ant. 2

Semoga Tuhanlah yang membangun rumah kita dan menjaga kita.


Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,* sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,* sia-sialah para pengawal berjaga.


Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,† pergi tidur larut malam* dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan* kepada orang yang dicintaiNya.


Putera-Putera sungguh anugerah Tuhan,* dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pah-lawan,* demikianlah Putera yang diperanakkan pada masa muda.


Berbahagialah orang yang mengisi* tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,* tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 2

Semoga Tuhanlah yang membangun rumah kita dan menjaga kita.


Ant. 3

Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dalam segala sesuatu.


Kidung (Kol 1:12-20)

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,† yang membuat kita layak mendapat bagian* dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan* dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,* yaitu pengampunan dosa.


Kristuslah gambar Allah, Ia menampak-kan Yang tak kelihatan,* Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,* baik di angkasa maupun di bumi;

baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,* singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.


Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,† Ia mendahului segala sesuatu* dan segala sesuatu ada dalam Dia.


Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja;† Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,* supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.


Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,† dan dengan perantaraan Kristus* Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya .

Baik yang di bumi, maupun yang di angkasa,* segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. 3

Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dalam segala sesuatu.


BACAAN SINGKAT (1Ptr 4: 13-14)

Saudara-saudara, sebenarnya kamu harus bersuka hati, bila turut memikul sebagian dari penderitaan Kristus, sebab dengan demikian kamupun akan turut bersukacita, bila Kristus akan tampak dalam kemuliaan-Nya. Alang­kah bahagia kamu, kalau dicaci maki karena menjadi pengikut Kristus; sebab dengan demikian Roh kemulia­an, yaitu Roh Allah, ada padamu.


LAGU SINGKAT

P : Bersukacitalah, hai orang-orang suci,*Dan bergembiralah dalam Tuhan.

U : Bersukacitalah, hai orang-orang suci,*Dan bergembiralah dalam Tuhan.

P : Bermadah-madahlah, hai orang jujur.

U : Dan bergembiralah dalam Tuhan.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U : Bersukacitalah, hai orang-orang suci,*Dan bergembiralah dalam Tuhan.


KIDUNG MARIA (Luk 1: 46-55)

Ant. Kidung Maria

Para kudus bergembira di surga, sebab mereka mengikuti jejak Kristus. Mereka mempertaruhkan nyawa demi Kristus, sehingga kini ber­takhta di surga bersama Dia.


Aku mengagungkan Tuhan,* hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,* hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,* oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;* kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun* kepada orang yang takwa.


Perkasalah perbuatan tanganNya:* dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;* yang hina-dina diangkatNya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;* orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,* Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya* untuk selama-lamanya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Maria

Para kudus bergembira di surga, sebab mereka mengikuti jejak Kristus. Mereka mempertaruhkan nyawa demi Kristus, sehingga kini ber­takhta di surga bersama Dia.


DOA PERMOHONAN

Raja para martir sudah memper­sembah­kan diri dalam perjamuan malam terakhir dan menyerahkan hidup­-Nya di salib. Marilah kita meng­ucapkan syukur kepada -Nya dengan berkata:


U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan, sebab Engkau telah mengasihi kami sampai akhir. Engkaulah penyelamat kami, Engkaulah sumber kekuatan dan teladan bagi setiap martir.

U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Engkau memanggil semua orang berdosa yang bertobat, kepada kehidupan abadi.

U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Hari ini kami mempersembahkan darah perjanjian baru yang Kaucurahkan demi pengampunan dosa.

U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Berkat rahmat-Mu kami tetap bertekun dalam iman sampai pada hari ini.

U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Kami percaya bahwa arwah orang beriman Kauterima dalam kemuliaan-Mu

U:Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Tuhan, pandanglah dengan rela doa kami pada pagi ini dan terangilah ke­gelapan hati kami dengan sinar rahmat­­­-Mu yang menyembuhkan. Semoga kami dapat menguasai dorong­an nafsu yang menggelap­kan hati, sebab Engkau telah menyinari kami dengan cahaya rahmat surgawi. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan Peng­antara kami yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus kini dan sepanjang segala masa. Amin.


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal

U : Amin.

173 views0 comments
bottom of page