IBADAT SORE Selasa, 12 April 2022

HARI SELASA DALAM PEKAN SUCI (U)


PEMBUKAAN


P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.


P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.

U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


MADAH


Sungguh mulya panji raja Salib suci bercahaya Padamu pencipta kita Dipaku tak berdaya.


Padamu Kristus beradu Lambung ditikam serdadu

Mengalirkan air darah Mencuci dosa yang parah.


Salam altar salam kurban Sebab padamu pahlawan Mengalami kematian Yang membawa kehidupan.


Tritunggal sumber selamat

Dipuji seluruh umat

Yang ditebus darah suci

Mohon slalu diberkati. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Aku disiksa dan takut, tetapi Tuhan ada besertaku laksana seorang pahlawan.


Mazmur 48 (49)

I

Dengarlah, hai bangsa-bangsa,* pasanglah telinga, hai penduduk dunia,

baik yang biasa maupun yang terkemuka,* baik yang kaya maupun yang miskin.


Mulutku akan mengucapkan kata-kata bijaksana,* dan buah renunganku ialah kearifan.

Aku hendak membawakan wejanganku* dan memaparkannya sambil memetik kecapi.


Mengapa aku takut pada hari-hari sial,* waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat?

Mereka mengandalkan harta bendanya* dan memegahkan kekayaannya yang besar.


Tak seorang pun dapat menebus dirinya sendiri* atau membayar uang tebusannya kepada Allah.

Terlalu mahal harga tebusan nyawanya,† tak terbayar untuk hidup selamanya* tanpa turun ke liang kubur.

Ia melihat orang bijak mati,† orang bodoh dan dungu, semuanya binasa,* harta bendanya mereka tinggalkan bagi orang lain.


Kubur menjadi rumah mereka untuk selama-lamanya,* di situlah kediaman mereka turun-temurun.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,* tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1

Aku disiksa dan takut, tetapi Tuhan ada besertaku laksana seorang pahlawan.


Ant. 2

Bebaskan daku, ya Tuhan, tempat­kanlah aku disamping-Mu, biar siapapun yang memerangi aku.


II

Beginilah nasib orang yang percaya pada diri sendiri,* beginilah kesudahan orang yang bermu-lut besar.

Seperti kawanan domba, mereka terkurung dalam alam maut,* mautlah gembala dan penguasa mereka.

Hancurlah keelokan tubuh mereka,* dan kediaman mereka di alam maut.


Tetapi Allah akan menebus nyawaku,* menghindarkan daku dari cengkeraman maut.

Maka janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,* apabila kemewahan keluarganya ber-tambah.

Sebab waktu mati tak ada yang dapat dibawanya serta,* kekayaannya tidak akan mengikutinya.


Walaupun selama hidupnya ia memuji dirinya bahagia:* “Aku beruntung: segalanya berlangsung baik”;

namun ia akan mati mengikuti nenek moyangnya* yang tak pernah lagi melihat terang.


Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,* tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Bebaskan daku, ya Tuhan, tempat­kanlah aku disamping-Mu, biar siapapun yang memerangi aku.


Ant. 3

Engkau telah dibunuh, ya Tuhan, Engkau telah menebus kami bagi Allah dengan darah-Mu.


Kidung (Why 4:11,5:9.10-12)

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,* Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu;* dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.


Layaklah Anak domba menerima gulungan kitab* dan membuka ketujuh meterainya.

Sebab Engkau telah disembelih,† dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah* dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami† martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,* dan kami akan merajai dunia.


Layaklah Anak domba yang disembelih itu† menerima kuasa dan kekayaan,* hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Engkau telah dibunuh, ya Tuhan, Engkau telah menebus kami bagi Allah dengan darah-Mu.


BACAAN SINGKAT (1Kor 1:27b-30)

Allah memilih yang bodoh di mata dunia untuk memalukan orang yang meng­anggap diri pintar; dan yang tak berdaya di mata dunia dipilih Allah untuk me­malukan yang kuat; dan yang tidak mem­punyai kedudukan atau yang hina di mata orang, mereka itu dipilih Allah. Yang dianggap remeh, dipilih Allah untuk menghancurkan mereka yang berlagak sombong. Maksud­nya ialah agar tak se­orangpun menyombongkan diri di ha­dapan Allah. Karena pilihan Allah, maka sekarang kamu bersatu dengan Kristus. Dan Kristus itu merupakan kebijaksana­an yang kita terima dari Allah; oleh Kristus kita dihubungkan lagi dengan Allah, dikuduskan dan ditebus.


LAGU SINGKAT

P : Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau.

U : Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau.


P : Sebab Engkau menebus dunia dengan salib-Mu.

U : Kami meluhurkan Dikau.


P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U : Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau.


KIDUNG MARIA (Luk 1: 46-55)


Ant. Kidung Maria

Aku berkuasa menyerahkan nyawa­Ku dan berkuasa pula memper­olehnya kembali.


Aku mengagungkan Tuhan,* hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,* hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,* oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;* kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun* kepada orang yang takwa.


Perkasalah perbuatan tanganNya:* dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;* yang hina-dina diangkatNya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;* orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.


Menurut janjiNya kepada leluhur kita,* Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya* untuk selama-lamanya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Maria

Aku berkuasa menyerahkan nyawa­Ku dan berkuasa pula memper­olehnya kembali.


DOA PERMOHONAN

Penyelamat umat manusia telah meng­hancurkan kematian dengan wafat­-Nya dan memulihkan kehidupan dengan kebangkitan-Nya. Marilah kita me­nyembah Dia dan mohon dengan rendah hati:


U: Sucikanlah umat yang Kautebus dengan darah-Mu.


Ya penyelamat kami, semoga kami bertobat dan semakin menyatukan diri dengan penderitaan-Mu,* agar kami juga menikmati kemuliaan kebangkitan-Mu.

Semoga kami dilindungi oleh bunda-Mu, penghibur orang yang berdukacita,* sehingga kami dapat menghibur orang yang bersusah hati.

Semoga kaum beriman menghadapi kesukaran hidup sebagai kesempatan untuk mengambil bagian dalam sengsara-Mu,* sehingga dalam diri mereka nampak penyelamatan-Mu.

Engkau telah merendahkan diri dengan menjadi taat sampai mati, bahkan sampai mati di salib,* berilah ketaatan dan kesabaran kepada para abdi-Mu.

Kurniakanlah kemuliaan tubuh-Mu sendiri kepada orang-orang yang telah meninggal,* dan masukkanlah kami juga kelak dalam bilangan mereka.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP


Allah yang kekal dan kuasa, per­kenan­kanlah kami memperingati sengsara Kristus sepatutnya, agar kami mem­per­oleh pengampunan. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa ber­sama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.


PENUTUP


P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.

U : Amin

90 views0 comments