IBADAT SORE Selasa, 21 Juni 2022

PERINGATAN SANTO ALOISIUS GONZAGA, BIARAWAN (P)


PEMBUKAAN

P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.


P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.

U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluia.


MADAH

Kita bergembira Menghormati hamba Yang dalam hidupnya Tekun membiara.


Demi cinta Tuhan Hidup dibaktikan Untuk mengikuti Panggilan ilahi.


Dalam segalanya Selalu berusaha Mengabdi sesama Dengan kasih setia


Terpujilah Bapa

Bersama Putra

Serta Roh-Nya pula

Selama-lamanya. Amin.


PENDARASAN MAZMUR


Ant. 1

Sekiranya aku sampai melupakan dikau, Yerusalem, biarlah tangan kananku dipotong.


Mazmur 136 (137), 1-6

Di tepi sungai Babel kami duduk menangis,* apabila teringat akan Sion.

Pada pohon gandarusa di tanah itu* kami gantungkan kecapi kami.


Di sana orang yang menawan kami* menyuruh kami menyanyikan lagu.

Orang yang memperbudak kami† meminta lagu gembira:* ”Nyanyikanlah bagi kami lagu Sion!”


Bagaimana mungkin kami menyanyikan lagu Tuhan* di tanah asing?

Sekiranya aku sampai melupakan dikau, Yerusalem,* biarlah tangan kananku di potong.

Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku,* sekiranya aku tidak ingat akan dikau;

sekiranya aku tidak menjunjung Yerusalem* menjadi mahkota sukacitaku.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1

Sekiranya aku sampai melupakan dikau, Yerusalem, biarlah tangan kananku di-potong.


Ant. 2

Aku bermazmur bagiMu di hadapan para malaikat, ya Allahku.


Mazmur 137 (138)

Ya Tuhan, aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hati,* aku bermazmur bagiMu di hadapan para malaikat.

Aku bersujud ke arah rumahMu yang kudus,* dan aku memuji namaMu.

Karena kasih dan kesetiaanMu* Engkau mengagungkan nama dan janjiMu, melebihi segala sesuatu.


Di kala aku berseru, Engkau mendengar-kan daku,* Engkau menambah kekuatan batinku.

Semua raja di bumi akan memuji Engkau, ya Tuhan,* bila mereka mendengar sabdaMu.

Mereka akan memuliakan kedaulatan Tuhan:* ”Betapa agunglah kemuliaan Tuhan.”

Meskipun Tuhan mahaagung, Ia memperhatikan orang hina,* meskipun mahatinggi, Ia sudi mendengarkan daku.


Bila aku berada dalam kesesakan,* peliharalah hidupku terhadap amarah musuh.

Ulurkanlah tanganMu dan selamatkan daku,* belalah aku seumur hidupku.

Kasih setiaMu, ya Tuhan, tetap selama-lamanya,* karya tanganMu takkan gagal.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Aku bermazmur bagiMu di hadapan para malaikat, ya Allahku.


Ant. 3

Layaklah Anak domba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.


Kidung (Why 4:11; 5:9. 10-12)

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,* Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu;* dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.


Layaklah Anak domba menerima gulungan kitab* dan membuka ketujuh meterainya.

Sebab Engkau telah disembelih,† dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah* dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami† martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,* dan kami akan merajai dunia.


Layaklah Anak domba yang disembelih itu† menerima kuasa dan kekayaan,* hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Layaklah Anak domba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.


BACAAN SINGKAT (Rom 8: 28 -30)

Saudara-saudara, kita tahu, bahwa segala-galanya menguntungkan me­reka yang mencintai Allah, yaitu semua orang yang terpanggil menurut rencana Allah dari semula. Karena semua orang yang dikenal Allah dari semula, ditentukan­-Nya dari semula pula untuk menjadi serupa dengan citra Putra-Nya, supaya di antara banyak saudara Kristus men­jadi yang sulung. Semua yang ditentukan Allah dari semula, dipanggil-Nya juga; semua yang dipanggil diselamatkan-Nya, dan semua yang di­selamat­kan dimulia­kan oleh­-Nya.


LAGU SINGKAT

P : Tuhan adil, *Ia mencintai orang jujur.

U : Tuhan adil, *Ia mencintai orang jujur.


P : Tuhan memperhatikan orang yang tulus ikhlas.

U : Ia mencintai orang jujur.


P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U : Tuhan adil, *Ia mencintai orang jujur.


KIDUNG MARIA (Luk 1:46-55)

Ant. Kidung Maria

Kamu telah meninggalkan semuanya dan meng­ikuti Aku; sebab itu kamu me­nerima ganjaran seratus kali ganda dan akan memiliki kehidupan abadi.


Aku mengagungkan Tuhan,* hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,* hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,* oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;* kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun* kepada orang yang takwa.


Perkasalah perbuatan tanganNya:* dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;* yang hina-dina diangkatNya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;* orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,* Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya* untuk selama-lamanya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Maria

Kamu telah meninggalkan semuanya dan meng­ikuti Aku; sebab itu kamu me­nerima ganjaran seratus kali ganda dan akan memiliki kehidupan abadi.


DOA PERMOHONAN

Bapa, sumber segala kesucian, meng­hantar kita kepada kesucian hidup berkat teladan dan doa para kudus. Marilah kita berdoa kepada-Nya:


U : Semoga kami suci seperti Engkau, ya Tuhan.


Bapa yang kudus, Engkau mengangkat kami menjadi putra-putra-Mu,* semoga segenap Gereja kudus memuji Engkau di seluruh dunia.

Bapa yang kudus, Engkau mendorong kami untuk mengabdi Engkau dalam segala hal,* semoga tingkah laku kami menghasilkan buah untuk kerajaan-Mu.

Bapa yang kudus, Engkau menyatukan diri kami kembali kepada-Mu dengan perantara Putra-Mu,* semoga kami semua tetap bersatu.

Bapa yang kudus, Engkau telah mengundang kami ke dalam perjamuan surgawi,* semoga kami semakin berkembang dalam cinta kasih.

Bapa yang kudus, sudilah mengampuni kesalahan orang-orang berdosa,* semoga orang-orang yang telah meninggal memandang seri wajah-Mu.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Allah, pemberi rahmat surgawi, dalam diri Santo Aloisius Engkau sudah me­nyatukan hidup suci dengan semangat tapa. Kami tak mampu me­nyamai ke­suciannya. Maka semoga berkat jasa dan doanya, kami sekurang-kurang­nya meniru semangat tapanya. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan Pe­ngantara kami, yang hidup dan ber­kuasa bersama Bapa dalam per­sekutu­an Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita kehidup yang kekal

U : Amin.

123 views0 comments