IBADAT PAGI Rabu, 18 Mei 2022

HARI BIASA PEKAN V PASKAH (P)


Link: https://www.youtube.com/channel/UCkoMZQeKuYM8315shca3SZg/videos



PEMBUKAAN


P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Kemuliaan kepada Bapa

dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,

dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


MADAH

Fajar menyingsinglah sudah Langit menggemakan madah Bumi bersorak-sorailah Neraka mengaduh kalah.


Kala raja nan perkasa Menggempur markas neraka

Menggilas kuasa maut Dengan gagah tanpa takut.


Meskipun tertutup batu Dijaga banyak serdadu Namun pemenang yang luhur Bangkit mulya dari kubur.


Mulyalah Engkau ya Tuhan

Yang bangkit tak terkalahkan

Serta Bapa dan Roh suci

Mulyalah kekal abadi. Amin.


PENDARASAN MAZMUR


Ant. 1

PadaMulah sumber kehidupan, ya Tuhan, Alleluia.


Mazmur 35 (36)

Dosa berbisik di lubuk hati pendosa:* “Tak perlu takut akan Allah.”


Dosa mengelabui matanya,* guna menutup kesalahannya.

Si pendosa menuturkan kejahatan dan tipu daya,* tak pernah ia berlaku bijaksana dan berbuat baik.

Di atas ranjang ia merencanakan kejahatan,† ia menempuh jalan yang tidak baik,* dan tidak menolak yang jahat.


Ya Tuhan, kasihMu seluas langit,* dan setiaMu menjangkau awan.

Bagaikan gunung tinggi keadilanMu,† hukumMu bagaikan samudera raya,* manusia dan hewan Kau lindungi.


Amat berhargalah kasih setiaMu, ya Tuhan,* umat manusia bernaung di bawah sayapMu.

Mereka Kaupuaskan dengan kelimpahan rumahMu,* dan Kau beri minum dari saluran kebaha-giaan.

PadaMulah sumber kehidupan,* dalam terangMu kami melihat cahaya.


Semoga tetaplah kasihMu bagi orang yang mencintai Engkau,* dan setiaMu bagi mereka yang tulus hati.

Janganlah si congkak menginjak hambaMu,* janganlah tangan pendosa menghancurkan daku.

Orang yang berbuat jahat sudah jatuh,* mereka dicampakkan dan tak dapat bangun lagi.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1

PadaMulah sumber kehidupan, ya Tuhan, Alleluia.


Ant. 2

Engkau mengutus Roh-Mu, ya Tuhan, untuk menciptakan semua, Alleluia.


Kidung (Ydt 16:2-3,15-19)

Angkatlah nyanyian untuk Allahku dengan iringan rebana,* bernyanyilah bagi Tuhan dengan bunyi genderang.

Lagukanlah bagiNya kidung baru,* luhurkan dan sebutkanlah namaNya.

Sebab Allah telah menghancurkan perang,* Tuhanlah namaNya.


Aku akan bermadah bagi Tuhan,* madah baru bagi Allahku.

Tuhan, Engkau agung dan mulia,* kuasaMu mengagumkan tiada bandingnya.


Segala ciptaanMu mengabdi padaMu,* Engkau berfirman, maka segalanya terjadi.

Engkau mengutus rohMu untuk menciptakan semua,* tak ada yang dapat melawan titahMu.


Sekalipun gunung rebah beserta dasarnya,† sekalipun wadas luluh bagaikan lilin dihadapan wajahMu,* namun Engkau tetap mengasihi orang yang takwa.

Tiada kurban layak bagiMu, meski harum sekalipun,* bahkan yang paling baikpun tidak berni-lai di hadapanMu.

Tetapi orang yang takwa,* dia itulah besar selama-lamanya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Engkau mengutus Roh-Mu, ya Tuhan, untuk menciptakan semua, Alleluia.


Ant. 3

Allah merajai semesta alam, nyanyikanlah mazmur penuh seni, Alleluia.


Mazmur 46 (47)

Segala bangsa bertepuktanganlah,* elukanlah Allah dengan sorak-sorai

Sebab Tuhan itu Allah yang agung dan dahsyat,* raja besar atas seluruh bumi.


Semua bangsa ditaklukkan bagi kita,* sekalian suku ditundukkannya.

Bagi kita dipilihNya tanah pusaka,* kebanggaan Yakub, kekasihNya.

Allah Tuhan kita telah naik, diiringi sorak-sorai,* diiringi bunyi sangkakala.


Bernyanyilah bagi Allah dengan melagu-kan mazmur,* bermazmurlah bagi raja kita.

Sebab Allah merajai semesta alam,* nyanyikanlah mazmur penuh seni.

Allah merajai segala bangsa,* bersemayam atas takhtaNya yang kudus.

Para pemimpin bangsa menggabungkan diri,* dengan umat Allah Abraham.

Sebab Allah menguasai para raja,* sangat agunglah Dia.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Allah merajai semesta alam, nyanyikanlah mazmur penuh seni, Alleluia.


BACAAN SINGKAT (Rom 6:8-11)

Jika kita sudah mati bersama Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga bersama Dia. Sebab kita tahu, bahwa Kristus yang bangkit dari alam maut takkan mati lagi; maut tidak meng­uasai­-Nya lagi. Sebab kematian yang Ia alami, merupakan kematian tetap terhadap dosa; kehidupan-Nya ialah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu menganggap dirimu mati terhadap dosa, tetapi hidup untuk Allah dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.


LAGU SINGKAT

P : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluia, alleluia.

U : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluya, alleluya.


P : Sesudah disalibkan bagi kita.

U : Alleluia, alleluia.


P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluia, alleluia.


KIDUNG ZAKHARIA ( Luk 1: 68-79)

Ant. Kidung Zakharia

Aku ini pokok anggur yang sejati, dan kamu ranting-rantingKu, Alleluia.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Zakharia

Aku ini pokok anggur yang sejati, dan kamu ranting-rantingKu, Alleluia.


DOA PERMOHONAN

Kristus telah diserahkan karena kejahatan kita dan dibangkitkan demi keselamatan kita. Marilah kita berseru kepada-Nya:


U : Selamatkanlah kami karena kemenangan-Mu, ya Tuhan.


Kristus penyelamat, Engkau menggembirakan kami dengan kemenangan-Mu, atas maut; Engkau memuliakan kami dengan kebangkitan-Mu dan melimpahi kami dengan kurnia-Mu,* bangkitkanlah semangat kami dan kuduskanlah kami hari ini dengan kurnia Roh kudus.

Engkau dimuliakan di surga oleh para malaikat, dan disembah di bumi oleh manusia, kami mohon pada masa kebangkitan-Mu ini,* terimalah kirannya ibadat kami dalam roh dan kebenaran.

Tuhan Yesus Kristus, selamatkanlah kami dan curahkanlah belaskasihan-Mu atas umat yang menantikan kebangkitan,* kasihanilah kami dan jagailah kami hari ini terhadap segala kejahatan.

Raja kemuliaan, Engkaulah kehidupan kami, semoga pada saat Engkau menampakkan diri,* kamipun dimuliakan bersama Engkau.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP


Ya Allah, pemulih dan pencinta ke­murnian hidup kami. Engkau telah meluputkan kami dari kegelapan. Arahkanlah hati kami kepada-Mu, supaya kami selalu tinggal dalam terang kebenaran-Mu. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup..


PENUTUP


P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.

U : Amin.

232 views0 comments