top of page

IBADAT PAGI Sabtu, 23 Desember 2023

HARI BIASA KHUSUS ADVEN (U)



PEMBUKAAN

P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant. Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.

Ant. Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.

Ant. Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant. Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant. Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan sudah dekat, marilah kita me­nyembah Dia.


MADAH

Para nabi mewartakan

Kedatangan Kristus Tuhan

Yang membawa kes’lamatan

Melimpahkan kesukaan.

 

Kristus datang ke dunia

Pada pertama kalinya

Lahir untuk mengasihi

Bukan untuk menghakimi.

 

Kristus akan datang lagi

Untuk menganugerahi

Para hamba yang setyawan

Mahkota keabadian.

 

Kami mohon kepadaMu

Ya Yesus Kristus Tuhanku

Semoga kami selalu

Mencari Dikau melulu. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Betapa mulianya penguasa yang datang untuk menyelamatkan para bangsa.

 

Mazmur 118 (119), 145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*PerintahMu akan kutepati.

 

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan memohon pertolonganMu,*aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu*untuk merenungkan janjiMu.

 

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hu-kumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*mereka menjauh dari hukumMu.

 

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

 

Kemuliaan kepada Bapa*dan Putera dan Roh Kudus

 

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*


dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 1

Betapa mulianya penguasa yang datang untuk menyelamatkan para bangsa.

 

Ant. 2

Jalan yang berliku-liku akan di­lurus­kan, dan yang lekak-lekuk akan di­ratakan. Datanglah ya Tuhan, dan jangan berlambat.

 

Kidung (Kebij. 9:1-12)

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,*Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,*agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil*dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.

 

Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau*dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,†manusia yang lemah dan pendek umur,*kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.

 

Bahkan orang yang paling sempurna ti-dak berarti sama sekali,*kalau tidak mempunyai hikmat yang ber-asal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,*untuk memerintah Putera-putriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,†dan mesbah dalam kota kediamanMu,*gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.

 

PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,*yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu*dan yang sesuai dengan firmanMu.

 

Utuslah hikmat itu dari surga suci,*dari takhtaMu yang mulia,

agar mendampingi aku dalam usahaku*untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.

 

Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,†ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku*dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.

 

Kemuliaan kepada Bapa*dan Putera dan Roh Kudus

 

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*


dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 2

Jalan yang berliku-liku akan di­lurus­kan, dan yang lekak-lekuk akan di­ratakan. Datanglah ya Tuhan, dan jangan berlambat.

 

Ant. 3

Kerajaan-Nya akan meluas, dan damai­-Nya takkan terbatas.

 

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

 

Sebab besar kasihNya kepada kita,*kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya

 

Kemuliaan kepada Bapa*dan Putera dan Roh Kudus

 

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*


dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 3

Kerajaan-Nya akan meluas, dan damai­-Nya takkan terbatas.


BACAAN SINGKAT (Yes 11:1-2a)

Sebuah tunas akan tumbuh dari tunggul Isai, sebuah taruk akan timbul dari akar­nya. Roh Tuhan akan menaunginya, roh kebijaksanaan dan pengertian, roh pe­nasihat dan kekuatan, roh pengetahuan dan takwa; takwa itu laksana nafas bagi­nya.


LAGU SINGKAT

P : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.

U : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.

P : Engkaulah yang akan datang ke dunia.

U : Kasihanilah kami.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U : Kristus, Putra Allah yang hidup,*Kasihanilah kami.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant. Kidung Zakharia Sungguh, sudah terpenuhi segala yang dikatakan malaikat kepada perawan Maria.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia Sungguh, sudah terpenuhi segala yang dikatakan malaikat kepada perawan Maria.


DOA PERMOHONAN

Dari semula Allah Bapa telah bermaksud menyelamatkan bangsaNya. Marilah kita berdoa dan berkata:


U : Peliharalah rakyatMu, ya Tuhan.


Ya Allah, Engkau telah menjanjikan raja adil kepada bangsaMu,* peliharalah kekudusan GerejaMu.


Ya Allah, condongkanlah hati manusia kepada sabdaMu,* dan kuatkanlah kaum beriman dalam kekudusan yang sejati.


Ya Allah, peliharalah kami dalam cinta kasih RohMu,* agar kami memperoleh belaskasihan PutraMu yang akan datang.


Ya Allah yang mahamurah, perkuatlah kami hingga akhir,* sampai hari kedatangan Tuhan kami Yesus Kristus.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Allah yang mahakuasa dan kekal, hari kelahiran Putra-Mu sudah mendekat. Sabda-Mu berkenan menjadi manusia dalam rahim perawan Maria dan tinggal di antara kami. Kami mohon, semoga Dia menaruh belaskasihan kepada kami, sebab Dialah peng­antara kami, yang hidup...


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

191 views0 comments

Comments


bottom of page