IBADAT PAGI Selasa, 10 Mei 2022

HARI BIASA PEKAN IV PASKAH (P)


Link: https://www.youtube.com/channel/UCkoMZQeKuYM8315shca3SZg/videos



PEMBUKAAN


P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


Kemuliaan kepada Bapa

dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,

dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant.

Tuhan sungguh bangkit, Alleluia.


MADAH

Fajar menyingsinglah sudah Langit menggemakan madah Bumi bersorak-sorailah Neraka mengaduh kalah.


Kala raja nan perkasa Menggempur markas neraka Menggilas kuasa maut Dengan gagah tanpa takut.


Meskipun tertutup batu Dijaga banyak serdadu Namun pemenang yang luhur Bangkit mulya dari kubur.


Mulyalah Engkau ya Tuhan

Yang bangkit tak terkalahkan

Serta Bapa dan Roh suci

Mulyalah kekal abadi. Amin.


PENDARASAN MAZMUR


Ant. 1

Barang siapa melakukan kehendak Bapa­Ku, akan masuk kerajaan surga, Alleluia.


Mazmur 100 (101)

Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukumMu,* aku hendak bermazmur bagiMu, ya Tuhan.

Aku hendak hidup tanpa cela,* bilakah Engkau datang kepadaKu?


Aku hendak hidup dengan suci dalam rumahku,* hal-hal yang jahat takkan kuperhatikan.

Aku membenci perbuatan orang murtad,* aku tidak bergaul dengan mereka.


Aku menjauhkan diri dari penipu,* tak mau kenal dengan orang jahat

Orang yang sembunyi-sembunyi mengumpat teman akan kubungkam,* orang sombong dan tinggi hati tidak kusukai.


Mataku tertuju kepada rakyatku yang setia,* supaya mereka tinggal bersama aku.

Orang yang hidup dengan tidak bercela,* akan mendukung aku.

Orang yang melakukan tipu daya,* tidak akan diam dalam rumahku.

Orang yang berbicara dusta,* tidak bertahan di bawah pandanganku.

Bagaikan ternak sembelihan akan kubinasakan* semua orang durjana di dalam negeri.

Akan kulenyapkan dari kota Tuhan* semua orang yang melakukan kejahatan.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1

Barang siapa melakukan kehendak Bapa­Ku, akan masuk kerajaan surga, Alleluia.


Ant. 2

Semoga para bangsa mengenal kasih setia-Mu kepada kami, ya Tuhan, Alleluia.


Kidung (Dan 3:26-27,29,34-41)

Terpujilah Engkau, Allah leluhur kami,* terberkatilah namaMu yang mulia selama-lamanya.

Sebab Engkau adil dalam segala karya* yang Kaukerjakan bagi kami.

Sungguh, kami telah berdosa dan berbuat jahat dengan meninggalkan Dikau,* sungguh, kami sangat berdosa.


Demi namaMu, janganlah kami Kautolak untuk selamanya,* janganlah Kaubatalkan perjanjianMu.

Janganlah Kautarik kembali belas-kasihanMu demi Abraham, sahabatMu,* demi Ishak, hambaMu, dan demi Israel, orang suciMu,


Kepada merekalah telah Kaujanjikan keturunan sebanyak bintang di langit,* sebanyak pasir di pantai laut.

Aduh, Tuhan, kami menjadi lebih kecil daripada segala bangsa,* kami direndahkan di seluruh bumi karena dosa kami.


Dewasa ini tak ada lagi pemimpin, nabi ataupun penguasa,* tiada lagi kurban bakar, kurban sembelihan, persembahan ataupun dupa.

Bahkan tempat untuk buah bungaranpun tiada lagi,* sehingga kami tidak dapat memperoleh belaskasihanMu.

Namun, terimalah hati kami yang remuk redam† bagaikan kurban domba dan lembu,* bagaikan ribuan anak domba yang tambun.

Demikianpun terimalah persembahan kami hari ini,* sebab orang yang berharap kepadaMu takkan dikecewakan.


Maka kini kami mengikuti Engkau dengan segenap hati,* dan dengan takwa kami mencari wajahMu.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Semoga para bangsa mengenal kasih setia-Mu kepada kami, ya Tuhan, Alleluia.


Ant. 3

Tuhanlah bentang dan pembebasku, Alleluia.


Mazmur 143 (144), 1-10

Terpujilah Tuhan, pelindungku,* yang mengajarkan tanganku bertempur dan lenganku berperang.

Dialah pengasih dan pembelaku,* Dialah benteng dan pembebasku.

Dialah panglimaku, padaNya aku berharap,* Dialah yang menundukkan para bangsa kepadaku.


Ya Tuhan, apakah manusia, sehingga Kauperhatikan,* siapakah dia, sehingga Kaupelihara?

Manusia sesungguhnya angin belaka,* hari hidupnya laksana bayang berlalu.


Ya Tuhan, bungkukkanlah langitMu dan turunlah,* sentuhlah gunung-gemunung, sehingga berasap.

Lontarkanlah kilatMu dan cerai-beraikanlah musuh,* lepaskanlah panahMu dan kacau-balaukan mereka.

Ulurkanlah tanganMu dari Surga,† tariklah dan lepaskan daku dari banjir* dan dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta* dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.


Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu* dan bermazmur bagiMu dengan iringan kecapi.

Sebab Engkaulah yang memberikan kemenangan kepada rajaMu,* Engkaulah yang membebaskan Daud, hambaMu.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Tuhanlah bentang dan pembebasku, Alleluia.


BACAAN SINGKAT (Kis 13:30-33)

Allah membangkitkan Yesus dari alam maut pada hari yang ketiga. Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah saksi­-Nya bagi umat ini. Maka sekarang kami mewartakan kabar gembira ke­pada saudara, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada para leluhur, telah digenapi oleh Allah bagi kita, keturunan mereka. Sebab Allah telah membangkitkan Yesus, seperti tertulis dalam Kitab suci: Engkaulah puteraKu, pada hari ini Aku menjadi Bapamu.


LAGU SINGKAT

P : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluia, alleluia.

U : Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluya, alleluya.


P : Sesudah disalibkan bagi kita.

U : Alleluia, alleluia.


P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Tuhan bangkit dari kubur, * Alleluia, alleluia.


KIDUNG ZAKHARIA ( Luk 1: 68-79)

Ant. Kidung Zakharia

Karya yang Kukerjakan atas nama Bapaku memberi kesaksian tentang Aku, Alleluia.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Zakharia

Karya yang Kukerjakan atas nama Bapaku memberi kesaksian tentang Aku, Alleluia.


DOA PERMOHONAN

Dengan kekuatan-Nya sendiri Kristus mendirikan kembali kenisah tubuh-Nya yang telah hancur. Maka marilah kita bergembira bersama Dia dan mohon:


U: Anugerahilah kami buah kebangkitan-Mu, ya Tuhan.


Engkau melimpahkan kegembiraan kepada para wanita dan rasul waktu kebangkitan-Mu, ya Kristus, penyelamat seluruh dunia,* angkatlah kami menjadi saksi-Mu.

Engkau menjanjikan kehidupan baru kepada semua orang,* teguhkanlah kami menjadi pewarta Injil-Mu.

Engkau berulang kali menampakkan diri kepada para rasul dan memberi mereka Roh kudus-Mu,* baharuilah Roh pencipta di dalam hati kami.

Engkau telah berjanji kepada murid-murid-Mu bahwa Engkau akan tinggal bersama mereka sampai akhir zaman,* tinggallah hari ini bersama kami, dan dampingilah kami senantiasa.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP


Allah yang mahakuasa, kami merayakan misteri kebangkitan Tuhan. Semoga kami layak menikmati sukacita penebusan kami. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup..


PENUTUP


P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.

U : Amin.

176 views0 comments