IBADAT SORE Rabu, 1 Juni 2022

PERINGATAN SANTO YUSTINUS, MARTIR (M)


PEMBUKAAN


P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.


P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.

U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.


MADAH

Allah mahkota mulia Bagi pahlawan yang jaya Kami memuji martir-Mu Sambil mohon doa restu.


Ia menumpahkan darah Rela mati dengan tabah Tetap teguh dalam iman Tanpa dapat digoncangkan.


Berkat doa pahlawan-Mu Ya Allah yang mahatahu

Ampunilah dosa kami Meski yang besar sekali.


Dipuji dimulyakanlah

Allah Bapa mahamurah

Bersama Putra dan Roh-Nya

Sepanjang segala masa. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Maria masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elizabet.


Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,* kita seperti orang yang bermimpi.


Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa* dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui:* “Agunglah karya Tuhan bagi mereka.”

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,* sebab itu kita bersukacita.


Tuhan telah memulihkan nasib kita,* seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,* akan menuai dengan bersorak-sorai.


Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya:* ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1

Maria masuk ke rumah Zakharia dan mem­beri salam kepada Elizabet, Alleluia.


Ant. 2

Ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang ada di dalam rahimku melonjak kegirangan, Alleluia.


Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,* sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,* sia-sialah para pengawal berjaga.


Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,† pergi tidur larut malam* dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan* kepada orang yang dicintaiNya.


Putera-Putera sungguh anugerah Tuhan,* dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pah-lawan,* demikianlah Putera yang diperanakkan pada masa muda.


Berbahagialah orang yang mengisi* tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,* tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang ada di dalam rahimku melonjak kegirangan, Alleluia.


Ant. 3

Terpujilah engkau di antara wanita, dan ter­pujilah buah tubuhmu, Alleluia.


Kidung (Kol 1:12-20)

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,† yang membuat kita layak mendapat bagian* dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan* dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,* yaitu pengampunan dosa.


Kristuslah gambar Allah, Ia menampak-kan Yang tak kelihatan,* Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,* baik di angkasa maupun di bumi;

baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,* singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.


Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,† Ia mendahului segala sesuatu* dan segala sesuatu ada dalam Dia.


Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja;† Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,* supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.


Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,† dan dengan perantaraan Kristus* Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya .

Baik yang di bumi, maupun yang di angkasa,* segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh Kudus


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Terpujilah engkau di antara wanita, dan ter­pujilah buah tubuhmu, Alleluia.


BACAAN SINGKAT (1 Ptr 4:13-14)

Saudara-saudara, sebenarnya kamu harus bersuka hati, bila turut memikul se­bagian dari penderitaan Kristus, sebab dengan demikian kamupun akan turut berdukacita, bila Kristus akan tampak dalam ke­muliaan-Nya. Alang­kah bahagia kamu, kalau dicaci maki karena menjadi pengikut Kristus, sebab dengan demikian Roh ke­mulia­an, yaitu Roh Allah ada pada­mu.


LAGU SINGKAT

P : Engkau menguji kami, ya Tuhan,*Untuk menyucikan kami.

U : Engkau menguji kami, ya Tuhan,*Untuk menyucikan kami.


P : Engkau menguji kami seperti perak dengan api.

U : Untuk menyucikan kami.


P : Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra dan Roh Kudus.

U : Engkau menguji kami, ya Tuhan,*Untuk menyucikan kami.


KIDUNG MARIA (Luk 1: 46-55)

Segera hatiku berkobar-kobar karena cinta ke­pada para nabi dan para sahabat Kristus.


Aku mengagungkan Tuhan,* hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,* hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,* oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;* kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun* kepada orang yang takwa.


Perkasalah perbuatan tanganNya:* dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;* yang hina-dina diangkatNya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;* orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.


Menurut janjiNya kepada leluhur kita,* Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya* untuk selama-lamanya.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.


Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.


Ant. Kidung Maria

Segera hatiku berkobar-kobar karena cinta ke­pada para nabi dan para sahabat Kristus.


DOA PERMOHONAN

Raja para martir sudah mem­per­sembah­­­kan diri dalam perjamuan malam terakhir dan menyerah­kan hidup­­­-Nya di salib. Marilah kita meng­ucapkan syukur kepada-Nya dengan berkata:


U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan, sebab Engkau telah mengasihi kami sampai akhir. Engkau penyelamat kami, Engkaulah sumber kekuatan dan teladan bagi setiap martir.


U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Engkau memanggil semua orang berdosa yang bertobat, kepada kehidupan abadi.


U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Hari ini kami mempersembahkan darah perjanjian baru yang Kaucurahkan demi pengampunan dosa.


U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Berkat rahmat-Mu kami tetap bertekun dalam iman sampai pada hari ini.


U : Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


Kami percaya bahwa arwah orang beriman Kauterima dalam kemuliaan-Mu.


U:Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP


Allah, sumber hikmat, dengan ke­bodohan salib Engkau telah mengajar­kan kebijaksanaan Yesus Kristus ke­pada Santo Yustinus martir. Semoga berkat doanya kami diteguhkan dalam iman. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam per­sekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.


PENUTUP


P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.

U : Amin

109 views1 comment